Tersangka Dugaan Suap, Ketua Panwaslu dan Komisioner KPUD Kab. Garut Diberhentikan

 
Minggu, 25/02/2018 16:03 WIB
Tersangka Dugaan Suap, Ketua Panwaslu dan Komisioner KPUD Kab. Garut Diberhentikan (Ilustrasi: ) foto ilustrasi

Lenteranews - Komisioner KPUD Kabupaten Garut  Ade dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri diketahui telah menjadi tersangka kasus dugaan suap Pilkada kabupaten Garut , dan kini statusnya telah diberhentikan sementara . Hal ini diutarakan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra.

"Untuk memudahakan pihak kepolisian melakukan proses hukum, karena keduanya  (anggota KPUD Kabupaten Garut dan Ketua Panwawaslu Kabupaten Garut) berstatus tersangka dengan dugaan menerima suap, maka kami berhentikan sementara,”. Kata  Ilham ketika dihubungi wartawan, Minggu,(25/2/2018).

Adapun terkait dampak pemberhentian satu komisioner KPUD tersebut  tidak akan menghambat tahapan Pilkada di Kabupaten Garut. "KPUD tetap bekerja sebagaimana ketentuan yang ada," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan, mengatakan pihaknya telah memutuskan memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri. Hasan diketahui telah diamankan pihak kepolisian karena terbukti menerima suap dari salah satu pihak pasangan calon (paslon) Pilkada Kabupaten Garut.

"Tertangkapnya anggota KPU dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Jawa Barat , Pada operasi tangkap tangan oleh Satgas Anti Money Politic Bareskrim Polri bersama Satgasda Jabar dan Polres Garut pada sabtu (24/2) kemarin merupakan peristiwa yang memalukan bagi korps penyelenggara Pemilu, " terang Abhan lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan.

Seperti diketahui, Satgas Anti Money Politic Bareskrim Polri bergabung dengan Satgasda Jabar dan Polres Garut menangkap Komisioner KPUD Garut Ade Sudrajad dan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri. Keduanya ditangkap atas dugaan tindak pidana menerima suap atau gratifikasi untuk meloloskan salah satu calon dalam Pilkada Kabupaten Garut.

Berita Lainnya