Pendidikan Gratis , LKP: Inner Circle Gubernur BantenJangan Berikan Input Blunder

 
Jum`at, 3/08/2018 22:25 WIB
Pendidikan Gratis , LKP: Inner Circle Gubernur BantenJangan Berikan Input Blunder (Ilustrasi: ) Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP) Ibnu Jandi.S.sos,MM.

Lenteranews, TANGERANG –Adanya wacana kebijakan Gubernur Banten tentang program Pendidikan gratis untuk SMA/SMK  harus berlandaskan pada kemampuan  keuangan daerah .  Hal ini diutarakan Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP) Ibnu Jandi.S.sos,MM.

“Berdasarkan data sementara yang saya miliki, bahwasanya kelulusan UN SMP di wilayah Banten tahun ajaran 2017/2018 kurang lebih sebanyak 137.506 Siwa/Siswi. Dimana PPDB Online Pemda Provinsi Banten Tahun Ajaran 2018/2019 Kuotanya hanya sebanyak 53.661 atau hanya 39,02%. Sisanya sebanyak 83.845 atau 60,98%, Seandainya satu orang siswa/siwi SMA dijamin oleh APBD Banten sebesar @ Rp. 125.000,- Pebulan umpamanya, Dikalihkan sebanyak siswa/siswi 137.506 Dikalihkan 12 Bulan maka dana APBD yg dibutuhkan untuk itu sebesar Rp.206.259.000.000,-Per-Tahunnya, Tutur Jandi,Jum’at,(3/8/2018).

Mengkorelasikan  data tersebut dengan tolak ukur kemampuan keuangan daerah yang dimiliki , Jandi mengungkapkan, “Sebagai barometer sisa APBD Tahun Anggaran 2017 saja hanya Rp.193.252.264.075,- Artinya sudah mampukah APBD Banten merealisasikan program tersebut , Sedangkan kebijakan pemerintah mengenai pendidikan tidak boleh diskriminatif,” ungkap Jandi.

Bukan hanya itu saja , Dirut LKP yang juga pemerhati Pendidikan di Banten mempertanyakan skala proiritas program pendidikan gratis tersebut .

“Skala prioritasnya Pendidikan Gratis untuk siapa, Apakah kesejateraan guru-guru sudah dipikirkan, Apakah Sarana-Prasarana Infrastruktur Pendidikan sudah dipikirkan?,” tanya Jandi.

Atas dasar wacana  program pendidikan gratis yang akan digagas Gubernur Banten , Jandi berpesan,”Saya berharap Inner Circle Gubernur Banten , atau orang-orang Terdekat dengan Gubernur Banten Jangan asal memberikan masukan yang bisa membuat Kebijakan Gubernur Banten Menjadi Blunder,” pesan Jandi.

Berita Lainnya
Berita hari ini