Bisa Diakses ! LKP Apresiasi Dindik Banten Ambil Alih Manejement PPDB

 
Senin, 25/06/2018 16:53 WIB
Bisa Diakses ! LKP Apresiasi Dindik Banten Ambil Alih Manejement PPDB (Ilustrasi: ) Direktur Lembaga Kebijakan Publik Ibnu Jandi. S.sos,MM

Lenteranews, TANGERANG - Masalah Pendidikan adalah masalah mengurusi benda hidup “Yaitu Anak didik” dan hanya ahlinyalah  yang mampu menyelesaikan permasalahan dunia Pendidikan , Yakni Dinas Pendidikan itu sendiri. Hal ini diutarakan direktur Lembaga Kebijakan Publik Ibnu Jandi S.sos MM, Ketika mencoba mengurai awal permasalahan PPDB tingkat SMAN dan SMKN di Provinsi Banten.

“Sangat tidak mungkin memecahkan masalah dunia Pendidikan kepada Kominfo atau kepada Inspektorat atau kepada dinas lainya, Karena pada sejatinya masalah PPDB jika keluar dari azas kepatutan dan kepantasan sebagai mana yang tertuang dalam Permendikbud No 14 Th 2018 yaitu tetntang  PPDB,dimana regulasi perencanaan hingga pelaksanaan berada di Dinas Pendidikan , dan ketika itu sudah tidak diindahkan maka sudah pasti akan menimbulkna masalah,” tutur Jandi, Senin,(25/6/2018).

Menurut Jandi ,kembalinya  penanganan PPDB online SMAN/ SMKN se Provinsi Banten oleh Dinas pendidikan menjadi solusi yang tepat

“Dengan didisposisikannya kembali manajemen IT Online PPDB SMAN & SMKN di Pemda Banten kepada Dinas Pendidikan , hasilnya  permasalahan tersebut bisa ditangani secara maksimal oleh Dinas Pendidikan Pemda Provinsi Banten , terbukti sudah bisa berjalan normal web PPDB dan bisa diakses oleh masyarakat,” kata Jandi.

Tidak hanya itu saja, Guna Memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat ,Dinas Pendidikan Provinsi Banten membuka layanan posko pengaduan PPDB 24 jam.

“Bagi masyarakat yang menghalami Permasalahan kesalahan Input Data  PPDB ONLINE SMAN dan SMKN, seperti salah infut sekolah yang dituju dan zona yang dituju, saat ini  sudah bisa di research input data melalui pelayanan input data secara ulang dengan mendatangi langsung   Dindik Banten maupun di dindik Kabupaten Kota,” terang Jandi.

Hikmah dari permasalahan tersebut, Jandi berpesan kepada semua pihak agar berlaku arif.

“Saran saya sudah tidak perlu lagi kita saling meyalahkan dan mari kita sama sama perbaiki manajemen dunia pendidikan ,umunya di Banten dan Khusunya di Daerah Kabupaten Kota se Provinsi Banten,” pungkasnya.

 

Berita Lainnya