Ribuan Calon Siswa Belum Tertampung, LKP Sarankan Gubernur dan Walikota Tambah Rombel

 
Jum`at, 13/07/2018 13:54 WIB
Ribuan Calon Siswa Belum Tertampung, LKP Sarankan Gubernur dan Walikota Tambah Rombel (Ilustrasi: ) foto ilustrasi PPDB Ibnu Jandi

Lenteranews, TANGERANG – Selalu ada  kekisruhan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Negri di Banten bersumber pada keterbatasan daya tampung Rombongan Belajar (Rombel) di Sekolah tujuan calon siswa, Hasilnya banyak siswa yang tidak bisa diterima di sekolah negeri.

Sejumlah keluhan pun mencuat dari kalangan orangtua. Bahkan sampai ada yang melakukan demontrasi di Sekolah . Menyikapi permasalahan tersebut , Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP) Ibnu Jandi S.sos,MM yang juga pemerhati Pendidikan  mencoba menyerap aspirasi yang berkembang dengan memberikan ilustrasi solusinya.

“Sebagaimana yang tertuang  pada pasal 31 UUD 1945  ayat 1 yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, Sangatlah amat bijak kalau Gubernsur Banten dan Walikota Tangerang mau  membuka rombel tambahan untuk SMAN/SMKN dan SMPN guna membuktikan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Daerah hadir memenuhi kewajibannya pada dunia pendidikan,” tutur Jandi, Kamis,(12/7/2018)

Sebagai sampel ilustrasi kebutuhan Rombel SMPN di Kota Tangerang , Jandi menjabarkan,”Ilustrasi  Quota Jumlah siswa baru SMP Tahun Ajar 2018/2019 di Kota Tangerang Adalah sebanyak 10.600 Siwa,dengan  Jumlah SMPN sebanyak 32 Sekolah , Artinya Rata-rata 1 Sekolah SMPN Akan Menerima Murid Baru sebanyak 331 Anak murid baru di Sekolah tersebut, Dan Kalau Ratat-rata Rombel perkelas sebanyak 30 Siswa . dan rata-rata Rata-rata Jumlah Ruang Kelas Dalam Satu (1) SMP Sebanyak 11 Ruang Kelas. Hasilnya tentu tidak linear dengan jumlah kelulusan Siswa SD Negeri dan Swasta Tahun 2018 yang diperkirakan kurang lebih 54.265, Hasilnya  hanya terserap 20 persen ”.

Menyikapi 80 persen sisa quota kelulusan SD yang belum terserap di SMPN , Pemda Kota Tangerang dianjurkan menambah ruang kelas.

“Untuk memfasilitasi siswa baru Pemda Kota Tangerang harus menambah 46 Ruang Kelas disetiap Satu Sekolah SMPN,” Saran Jandi.

Berdasarkan data BPS Kota Tangerang Tahun 2017 jumlah siswa SD negeri dan swasta mulai dari Kelas 1 sampai  kelas 6 sebanyak kurang lebih 180.884.

Alangkah bijaksananya kalau Komitmen Walikota Tangerang H. Arief Rachadiono Wismansyah B.Sc., M.Kes., mau membuka Rombel baru untuk tahun ajaran 2018/2019, mengingat masih banyaknya anak-anak didik kita yang masih belum keterima di sekolah negeri, sedangkan nilai ujian “UN” mereka cukup baik,” terang Jandi.

Sementara itu terkait Komitmen Gubernur Banten Wahidin Halim terhadap dunia pendidikan yang saat ini juga sedang ditunggu realisasinya oleh masyarakat, Jandi menanggapi Kebijakan Kepala Daerah menjadi solusi belum tercovernya ribuan peserta didik tingkat SMAN dan SMKN di Banten.

“Gubernur Banten H Wahidin Halim  sangat kuat komitmenya dengan dunia Pendidikan, maka alangkah sangat bijaknya jika tahun ajaran 2018/2019 dapat menambah rombel baru, mengingat masih banyaknya anak-anak didik kita yang belum keterima di sekolah negeri, dan mengingat juga nilai UN mereka cukup baik,” tutur Jandi.

Jandi menguraikan , Berdasarakan barometer jumlah siswa SMP sederajat di Banten  yang mengikuti UN tahun ajaran 2017/2018 adalah sebanyak Kurang lebih 137.506 siswa, Dimana PPDB Pemda Provinsi Banten Tahun 2018, kalau saya mengukurTotal Quota SMAN/SMKN sebanyak 53.660 atau hanya 39%. Sisanya sebanyak 83.846 atau 61% siswa yang tidak tertampung.

 

Berita Lainnya