LKP: Perbup 47 Bupati Tangerang Sesuai Dengan UUD 45 dan PancaSila Serta UU Otda

 
Jum`at, 21/06/2019 20:52 WIB
LKP: Perbup 47 Bupati Tangerang Sesuai Dengan UUD 45 dan PancaSila Serta UU Otda (Ilustrasi: ) Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP) Ibnu Jandi.Sos,MM

Lenteranews, TANGERANG – Pasca mengadakan rapat bersama dengan pengusaha tambang dan pengusaha jasa angkutan perihal Peraturan Bupati (Perbup) No 47 tahun 2018, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, bahwa  Perbup 47/2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang pada Ruas Jalan di Kabupaten Tangerang tetap berlaku.

"Perbup 47 telah melahirkan solusi terhadap kemacetan, keselamatan dan keamanan pengguna jalan lainnya. Itu " ujar Zaki di Pendopo Bupati Tangerang, pada Kamis (20/6/2019).

Atas sikap tegas Bupati Tangerang yang lebih mengedepankan kepentingan umum, Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP) Ibnu Jandi.Sos,MM, berpendapat bahwa kebijakan Bupati mengeluarkan Perbup No 47 tahun 2019 sudah sangat tepat.

“Sudah sangat tepat Perbup tersebut karena berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutur Jandi.

Menurut Jandi  sudah terlalu lama masyarakat menikmati  polusi udara kotor yang berdebu, terutama di jalan Raya Legok.

“Tahun 1997 saya pernah presentasi persoalan Jalan Raya Legok di Hotel Radison Jogya. Agar ada pembatasan tonase truk angkutan tambang,”ungkap  Jandi

Mengenai payung hukum Perbup itu sendiri, Jandi menerangkan bagian dari otonomi daerah.

“wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 18 Ayat 1 - 7, Pasal 18A ayat 1 dan 2, Pasal 18B ayat 1 dan 2” dan

sudah sesuai dengan   Pancasila sila ke-2  Kemanusiaan yang adil dan beradab, dan  sila ke-5  Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,”. terang Jandi

Seperti diketahui pelaksanaan Perbup Kabupaten Tangerang No. 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang (Pasir, Batu, Tanah) sudah mulai berjalan serentak sejak tanggal 14 Desember 2018 diwilayah Kabupaten Tangerang.

Berikut beberapa point penting Perbup No 47 tahun 2018:

1. Untuk Kendaraan Truk pengangkut tambang (Pasir, Batu, Tanah) dilarang melintas Jalan Raya Legok Karawaci Mulai Pukul 05:00 WIB s/d Pukul 22:00 WIB.

2. Mengarahkan Kendaraan Truk pengangkut barang tambang yang kedapatan berada di jalan Raya Legok Karawaci pada jam tersebut, diatas kelokasi yang sudah disediakan.

3. Untuk Kendaraan pengangkut barang lainnya (Bok, Kontainer) dilarang melintas Jalan Raya Legok Karawaci pagi hari mulai Pukul 06:00 WIB s/d Pukul 09:00 WIB dan sore hari mulai Pukul 16:00 WIB s/d Pukul 20:00 WIB.

 

 

Berita Lainnya