Hadapi Kemarau Panjang, Wali Kota Instruksikan PDAM Distribusikan Air Bersih

 
Senin, 13/08/2018 20:21 WIB
Hadapi Kemarau Panjang, Wali Kota Instruksikan PDAM Distribusikan Air Bersih (Ilustrasi: ) Soal Musim Kemarau Panjang, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Instruksikan PDAM Distribusikan Air Bersih

Lenteranews, TANGERANG - Musim kemarau yang berkepanjangan telah mengakibatkan turunnya intensitas curah hujan di beberapa wilayah di Jabodetabek, tak terkecuali di Tangerang. Hal ini dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap suplai air bersih di masyarakat.

Untuk itu, Wali Kota Arief R. Wismansyah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat menghemat air dan menggunakan air seefisien mungkin.

"Saya berharap masyarakat menggunakan air seefisien mungkin dan jangan menghambur-hamburkan air," ujar Wali Kota sesaat setelah mengunjungi Pameran Foto di salah satu Pusat Perbelanjaan di kota Tangerang, Senin (13/08/2018).

Sementara itu terkait perlu tidaknya himbauan untuk melakukan Sholat Istisqa, Arief mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan MUI, apakah nantinya perlu untuk diadakan Sholat Istisqa'.

"Kalau Sholat Istisqa' syaratnya semua harus kumpul, binatang, hewan ternak terus kita berdoa bersama. Tapi saya bermunajat dan berdoa semoga kota Tangerang segera turun hujan," jelasnya.

Sejauh ini belum ada laporan warga kota Tangerang yang terkena dampak dari kekeringan. Arief meminta kepada warga untuk segera melapor apabila ada yang mengalami kekeringan.

"Sejauh ini belum ada laporan. Nanti kalau memang ada harap segera laporkan ke kecamatan, dinas terkait, atau bisa ke Aplikasi LAKSA yang nanti akan kita tanggapi dan saya sudah tugaskan PDAM untuk mendistribusikan air," imbuhnya.

Terpisah, Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM TB Kota Tangerang, Ichsan Sodikin menerangkan bahwa kondisi air baku saat ini mulai menurun secara kualitas dan kuantitas dikarenakan belum turunnya hujan hingga saat ini.

Hal ini mengakibatkan persediaan air bersih kepada pelanggan PDAM TB sedikit mengalami penurunan secara kualitas dan kuantitas.

Ichsan menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Cisadane untuk terus menjaga permukaan air kali Cisadane.

Hal itu bertujuan agar pasokan air bersih tidak akan berkurang untuk pengiriman intake pengolahan air bersih.

"Kami koordinasikan dengan Pihak PT Moya selaku pengelola air bersihnya, sehingga supply air bersih kepada pelanggan tidak terlalu terganggu dan berjalan normal," terang dia.

Ia melanjutkan, bagi masyarakat yang memerlukan bantuan air bersih, akan segera dikirimkan menggunakan mobil tangki apa bila mendesak. Pihaknya menyediakan sambungan telepon bagian pengaduan dan bantuan air bersih di 021-5587234 atau 021-55799287.

 

 

Berita Lainnya