Baznas kota Tangerang Berikan 30 Beasiswa Sampai Sarjana

 
Rabu, 23/05/2018 23:07 WIB
Baznas kota Tangerang Berikan 30 Beasiswa Sampai Sarjana (Ilustrasi: ) Baznas kota Tangerang Berikan 30 Beasiswa Sampai Sarjana

Lenteranews, TANGERANG - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Tangerang KH. M. Aslie Al khusaeri menargetkan pemasukan Zakat, Infaq dan Sedekah tahun 2018 sebesar Rp 8 Milyar. Hal tersebut diungkapkan menyusul tercapainya target pada 2017 yang mencapai Rp 4 Milyar.

"Insya Allah tercapai, karena potensi zakat di kota Tangerang sendiri begitu luar biasa," ujarnya seusai memberikan materi Pengajian Pegawai di lingkup pemkot Tangerang yang dilaksanakan di Masjid Raya Al-'Azhom, Rabu (23/05/2018).

Dan untuk mencapai target tersebut, Aslie menjelaskan bahwa pihaknya melakukan berbagai inovasi misalnya kemudahan dalam berzakat. 

"Jadi sekarang ini masyarakat sudah bisa berzakat melalui semua saluran uang. Atm, datang ke counter (bank), maupun melalui aplikasi Ayo Zakat yang bisa didownload melalui playstore," terangnya.

"Termasuk juga kita lakukan jemput bola langsung ke lapangan, contohnya kemarin kita lakukan ke Bea Cukai dan juga Bandara," sambungnya.

Kemudian, layanan dalam bentuk penyaluran zakat, kata Aslie, Baznas akan terus berkonsentrasi dengan membangun layanan yang cepat untuk membantu mustahiq. 

"Di setiap kecamatan itukan ada unit pelayanan zakat yang langsung terjun ke lapangan untuk mendata para mustahiq zakat," kata Aslie.

Lebih lanjut terkait penyaluran zakat, Aslie menjelaskan bahwa saat ini Baznas kota Tangerang selain menyalurkan dalam bentuk barang ke mustahiq, Baznas juga memberikan bantuan beasiswa dan bantuan sosial lainnya.

"Dari tahun kemarin sudah ada 30 mahasiwa yang kita berikan beasiswa, dan juga ada program Bedah Rumah dan bantuan sosial lain terutama bagi yang terkena musibah," terangnya.

Selain itu, untuk memaksimalkan penghimpunan zakat, Baznas juga terus mendorong gerakan zakat kepada masyarakat.

"Kami juga menghimbau lembaga-lembaga, juga para Ustadz, dan tokoh masyarakat untuk bisa mendorong kewajiban berzakat. Bukan hanya berzakat, tapi juga berzakat melalui Baznas," tambahnya.

"Jadi kampanye berzakat, kampanye berzakat kepada Baznas, saya kira itu penting untuk kita dorong kepada masyarakat," tambahnya.

 

Berita Lainnya