Polres Jakbar Bongkar Pabrik Sabu Rumahan Kualitas Import di Cipondoh

 
Rabu, 8/08/2018 18:47 WIB
Polres Jakbar Bongkar Pabrik Sabu Rumahan Kualitas Import di Cipondoh  (Ilustrasi: ) Barang bukti Sabu rumahan yang berlokasi di perumahan Metland JI. Kateliya Elok II No 128, Cipondoh, Kota Tanggerang Foto istimewa

Lenteranews, TANGERANG – Memiliki kualitas import , Sebuah pabrik sabu rumahan yang berlokasi di perumahan  Metland JI. Kateliya Elok II No 128, Cipondoh, Kota Tanggerang , digerebek Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, pada Minggu,(5/8/2018)..

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes. Pol. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H mengatatakan, terbongkamya pabrik sabu rumahan tersebut berawal dari informasi serta kecurigaan masyarakat  sekitar yang resah temadap aktifitas  pelaku.

Dari lokasi, selain mengamankan satu orang pelaku berinisial A-W alias PHENG CHUN yang merupakan pemilik sekaligus pembuat Narkoba Jenis Sabu, polisi juga menyita sejumlah bahan kimia dan alat pembuat sabu.

“ Meski produksi rumahan, kualitas sabu yang dihasilkan sama dengan kuaIitas impor, seperti 30 kg sabu yang diamankan sebelumnya oleh Sat Narkoba Polres Metero Jakarta Barat” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, Rabu,(8/8/2018).

Sementara, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, dari hasil penyidikan, aktifitas bisnis haram tersebut di Iakukan A-W als PHENGCHUN sejak Mei 2017 lalu.

Di dalam rumah, terdapat sebuah laboratorium yang dibangun pelaku untuk memproduksi sabu dengan metode fosforisasi, yang dimulai dari obat tablet dengan ekstraksi efidhrin, selanjutnya efidhrin tersebut diolah sehingga menjadi sabu

Di lokasi penggerebekan, polisi mendapati barang bukti berupa hasil produksi sabu yang baru setengah jadi berjumlah 1 kilogram, selain itu juga didapati barang bukti berupa hasiI produksi Sabu yang sudah jadi dan siap edar berjumlah 500 gram, serta sejumlah bahan peracik Sabu. Dan jumlah prekursor yang tersedia di TKP diperkirakan pelaku dapat memproduksi sabu sebanyak 10 hingga 15 kg, dengan omzet MiIiaran rupiah. Berbekal pengalaman pernah meracik dan memproduksi Sabu, pelaku akhirnya membuat bahan Sabu sendiri produksi asli Indonesia, yang bahan-bahannya ia racik sendiri dan membangun laboratorium sendiri di dalam rumahnya, dan memproduksi Sabu dengan kualitas yang sama dengan produksi Sabu kualitas Impor. Setiap selesai memproduksi sabu oleh tersangka  akan dicoba sendiri dengan cara menggunakanya, dan tersangka  mengakui menjual sabu tsb dgn harga Rp 700.000,per gram dan mengedarkannya di sekitar Jakarta dan Tangerang.

Atas perbuatannya, Tersangka dijerat  Pasal113 ayat (1) Subsider Pasal 114 ayat (2) Lebih Subsider pasal 112 A yat (2) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup dan atau pidana penjara maksimal 20 tahun.

Berita Lainnya