Warga Minta 20 Juta Permeter, Dilahan Perluasan Bandara

 
Selasa, 10/11/2015 17:33 WIB
Warga Minta 20 Juta Permeter, Dilahan Perluasan Bandara (Ilustrasi: )

LenteraNews - Tangerang – Rencana perluasana Bandara untuk jalur Run way 3, disambut baik oleh masyarakat di pinggiran Bandara Soekarno Hatta Tangerang, bahkwan warga lima desa di Teluk Naga dan Kosambi, Kabupaten Tangerang mengaku sudah mendengar sosialisasi dari PT Angkasa Pura II terkait penggusuran rumah mereka untuk perluasan bandara.

Warga pun menuntut harga ganti rugi tinggi berikut rumah pengganti di calon lokasi tempat tinggal baru mereka.

Dilansir dari Wartakota.com perluasan lahan Bandara  Soekarno Hatta sebesar 860 hektar untuk menambah landasan pacu atau runway pesawat yang beroperasi di sana. Proses sosialisasi ke warga juga sudah dilakukan.

"Kami kan sudah lama banget tinggal disini, ya jelas wajar kalau kami menuntut ganti rugi yang setimpal. Warga setuju nominal ganti ruginya Rp 20 juta per meter, " ujar Ahmad (35), warga RT 03/13 Desa Rawarengas, Kosambi pada Selasa (10 /11).

Ahmad mengatakan, dirinya sudah 30 tahun tinggal di rumahnya yang kini berada tepat di samping Jalur Perimeter Utara Bandara Soekarno Hatta, tidak jauh dari runway 2 bandara.

"Rumah saya ini kan deket banget sama bandara. Ya saya pikir wajar lah ya minta harga segitu. Warga sini juga setuju semua. Harga tanah kan makin mahal, mas, " katanya.

Hal senada dikatakan Ruqiah, warga RT 03/13 Desa Rawarengas lainnya. "Ya kan ini rumah kami. Kami yang menentukan dong harganya," katanya.

Berita Lainnya