MK Putuskan Semua Parpol Lama dan Baru Calon Peserta Pemilu 2019 Wajib Diverifikasi

 
Kamis, 11/01/2018 13:25 WIB
MK Putuskan Semua Parpol Lama dan Baru Calon Peserta Pemilu 2019 Wajib Diverifikasi  (Ilustrasi: )

Lenteranews - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk parpol lama yang sebelumnya ikut dalam Pemilu 2014, tetap harus diverifikasi lagi ketika ingin menjadi peserta  Pemilu 2019.

Atas diterimanya diterimanya permohonan uji materiil Pasal 173 Ayat (1) dan (3) Undang-Undang Pemilu yang telah  diajukan beberapa pihak, MK pada amar putusannya mengabulkan gugatan ketentuan verifikasi partai politik (parpol) perserta pemilihan umum (Pemilu). Dalam amar putusannya, MK memutuskan.

"Mengadili, mengabulkan permohonan pemohon," kata Ketua Majelis Hakim MK Arief Hidayat saat membacakan amar putusannya di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Dalam pertimbangannya, Mahkamah menyebutkan bahwa ketentuan verifikasi dalam UU Pemilu berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi parpol baru peserta pemilu. Oleh sebab itu, Mahkamah menilai verifikasi perlu dilakukan kepada seluruh parpol untuk menghindari perlakuan berbeda.

"Verifikasi dilakukan kepada seluruh parpol peserta pemilu tanpa membeda-bedakan antara parpol yang pernah ikut pemilu dengan yang baru mengikuti pemilu," papar Hakim.

Kemudian, Mahkamah berpandangan dinamika struktur organisasi di dalam parpol itu sendiri terus berkembang tiap tahunnya. Sebab itu, Mahkamah mengatakan hal ini akan berdampak pada pemenuhan syarat parpol peserta pemilu.

"Pengurangan jumlah akibat kematian dan migrasi juga akan berdampak masih atau tidak syarat keanggotaan masing-masing parpol," kata Hakim.

Pengajuan gugatan terkait verifikasi ini, diajukan oleh beberapa parpol  baru yang ikut dalam Pemilu 2019, yakni Partai Idaman, Perindo, dan Partai Solidaritas Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Lainnya