KPU RI Berikan Empat Syarat Wajib Bagi Parpol Pengusung Pilkada 2018

 
Kamis, 4/01/2018 19:12 WIB
KPU RI Berikan Empat Syarat Wajib Bagi Parpol Pengusung Pilkada 2018 (Ilustrasi: )

Lenteranews – Komosi Pemilihan Umum (KPU) mewajibkan empat dokumen syarat pencalonan bagi Partai politik (parpol) dan gabungan parpol yang mendaftarkan pasangan calon (paslon) pada  pilkada 2018. Keempat dokumen tersebut yaitu dokumen B-KWK Parpol, B.1-KWK Parpol, B.2-KWK Parpol, dan B.3-KWK Parpol. Hal ini diutarakan Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) Ilham Saputra, Pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Tahapan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Pilkada 2018, di Gedung KPU Pusat, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

"Dokumen yang wajib pertama syarat pencalonan. Kedua, keputusan DPP parpol tentang persetujuan paslon. Ketiga, surat pernyataan kesepakatan parpol dalam pencalonan. Terakhir, surat kesepakatan antara parpol dan paslon," kata Ilham.

Lebih lanjut Ilham mengatakan, paslon yang didaftarkan oleh parpol atau gabungan parpol sendiri juga wajib menyerahkan syarat calon.

Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 42 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2017.

Syarat calon ini wajib ada dan keabsahannya diteliti pada masa penelitian. Jika belum memenuhi syarat, maka dapat dilengkapi pada masa perbaikan.

Terkait pengurus parpol berdasarkan tingkatannya, misalnya DPD/DPW, tidak mendaftarkan pasangan calon?

"Maka DPP parpol dapat mendaftarkan pasangan calon tersebut," kata Ilham.

Dokumen pendaftarannya harus ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, atau sebutan lain.

Akan tetapi, pendaftarannya dilakukan oleh petugas parpol di daerah yang menggelar pilkada, yang diberi mandat.

Berdasarkan tahapan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota akan membuka pendaftaran calon mulai tanggal 8 Januari 2018 hingga 10 Januari 2018.

Berita Lainnya