Bawaslu Perpanjang Laporan Politik Uang Sampai Hari Pencoblosan

 
Rabu, 25/10/2017 10:28 WIB
Bawaslu Perpanjang Laporan Politik Uang Sampai Hari Pencoblosan (Ilustrasi: )

Lenteranews – Terbitnya perubahan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 13 Tahun 2016 mengenai laporan masyarakat terhadap adanya dugaan politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Sedianya akan memperpanjang waktu  laporan dugaan praktek politik uang yang dilakukan oknum tertentu dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada),yang dapat dilaporkan  selambat-lambatnya pada hari pemungutan suara. Hal ini dikatakan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Abhan.

“Aturan ini akan digunakan pada Pilkada serentak 2018, dimana laporan dugaan Politik uang yang terstruktur , sistematis dan massif (TSM) , bisa dilaporkan sampai dengan hari H pemungutan” kata Abhan.

Pada Perbawaslu sebelumnya praktik politik uang secara TSM dapat dilaporkan selambat-lambatnya 60 hari sebelum hari pemungutan, Namun pasca revisi Bawaslu RI yang  tinggal menunggu proses penomoran yang dilakukan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Revisinya memperbolehkan laporan dugaan politik uang sampai dengan hari H pencoblosan, dengan sanksi terberat diskualifikasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber Antara

Berita Lainnya