Pemkot Tangerang Kembali Menjadi Tuan Rumah Pelaksanaan Sosialisasi Sistem Kepegawaian Tingkat nasio

 
Jum`at, 13/04/2018 18:33 WIB
Pemkot Tangerang Kembali Menjadi Tuan Rumah Pelaksanaan Sosialisasi Sistem Kepegawaian Tingkat nasio (Ilustrasi: ) Pelaksanaan Sosialisasi Sistem Kepegawaian Tingkat nasional

Lenteranews, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang mendapat penghormatan menjadi tuan rumah sosialisasi Aplikasi SAPK dan modul Pelayanan Pensiun SAPK yang digelar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di gelar di  Ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan kota Tangerang, Jum’at,(13/4/2018).

"Kenapa di Kota Tangerang, selain karena kemarin juga telah me jadi ruan rumah untuk kegiatan workshop, juga karena baru Pemkot Tangerang yang sistem kepegawaiannya sudah terintegrasi dengan MY SAPK BKN," jelas Kepala BKN Kanreg III Imas Sukmarya saat memberikan laporan.

Imas juga menyampaikan bahwa pemkot Tangerang menjadi satu-satunya pemda yang sudah siap untuk melaksanakan program kenaikan pangkat less paper yang sangat memudahkan para pegawai dan juga mempersibgkat waktu pengurusan kenaikan pangkat.

"Mungkin Oktober pemkot Tangeeang sudah siap melaksanakan kenaikan pangkat less paper," ujarnya.

Sebagai informasi My SAPK BKN adalah sistem aplikasi pelayanan kepegawaian badan kepegawaian negara untuk memudahkan BKN dalam melakukan kegiatan administrasi kepegawaian Negara seperti penginputan data PNS, gaji, dan lainnya. Dan ASN juga bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mendapatkan pelayanan mutasi, pensiun dan kenaikan pangkat.

"Pelayanan mutasi, pensiun, dan kenaikan pangkat bisa diakses melalui Aplikasi My SAPK dan Modul Pelayanan Pensiun SAPK," terangnya.

Sementara itu, Deputi Sistem Informasi BKN Iwan Hermanto yang membuka langsung acara tersebut menjelaskan bahwa perlu ada perubahan dalam menajemen SDM dan salah satunya adalah dengan menggunakan Teknologi Informasi.

"Saat ini banyak daerah sudah mempunyai sistem pelayanan kepegawaian yang sudah baik. Bahkan masing-masing kota punya sistem hebatnya lagi ada satu ibstansi punya lima jenis sistem informasi," paparnya.

"Dan itu semua jarang yang bisa terintegrasi satu sama lain. Karena kita pandai membangun sistem tapi kita lupa bagaimana kemudian kita bisa membangun sistem yang bisa berkomunikasi dengan sistem yang lain," sambungnya seraya menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pemkot Tangerang yang sudah membangun sistem kepegawaian yang bisa berintegrasi dengan My SAPK patut mendapat apresiasi.

Selepas membuka acara tersebut Iwan Hermanto juga menyempatkan diri ke Tangerang Live Room (TLR) untuk melihat secara nyata penggunaan aplikasi SIKDA yang dimiliki pemkot Tangerang. Iwan juga mengomentari beberapa hal terkait SIKDA pemkot Tangerang yang sudah real time menampilkan data pegawai bahkan pergerakannya bisa dipantau melalui GPS.

 

Berita Lainnya