Antisipasi Kemacetan Tol Jakarta-Tangerang , Pemerintah Akan Berlakukan Tiga Kebijakan

 
Rabu, 11/04/2018 14:31 WIB
 Antisipasi Kemacetan Tol Jakarta-Tangerang , Pemerintah Akan Berlakukan Tiga Kebijakan (Ilustrasi: ) foto ilustrasi

Lenteranews, TANGERANG – Guna mengatasi kemacetan Tol Jakarta – Tangerang Pemerintah melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan tiga kebijakan.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan kajian dan analisis penanganan kemacetan Tol Jakarta-Tangerang dan hasilnya mengerucut pada perlunya diterapkan tiga kebijakan pada satu waktu bersamaan.
Paket kebijakan tersebut yaitu penerapan skema ganjil genap untuk kendaraan pribadi pada pintu tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta, pembatasan kendaraan berat angkutan barang (golongan III, IV, V) di ruas Cikupa-Tomang serta pemberlakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) mulai ruas Tangerang-Kebon Jeruk.
Kebijakan berlaku setiap hari Senin s/d Jumat pukul 06.00-09.00 WIB kecuali hari libur nasional.
"Skema ganjil genap tidak berlaku pada kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia, mobil pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional atau korps diplomatik, mobil angkutan umum (plat kuning), mobil dinas pemerintah, ambulans dan mobil pemadam kebakaran," katanya.
Dimana kebijakan yang diterapkan pada  Tol Jakarta-Tangerang itu mirip dengan yang telah diberlakukan di Tol Jakarta Cikampek ruas Bekasi- Jakarta mulai 12 Maret 2018, jelas Bambang Prihartono.
Menurut Bambang, hal ini tidak lepas dari miripnya karakteristik kondisi Tol Jakarta Tangerang dengan Tol Jakarta Cikampek, yaitu selain V/C ratio di beberapa ruas sudah mencapai satu bahkan lebih, juga banyaknya lalu lintas kendaraan berat angkutan barang golongan III, IV dan V.
Bambang mengatakan untuk antisipasi penerapan kebijakan ini BPTJ bekerja sama dengan para operator angkutan bus juga akan menambah armada angkutan umum Bus Premium (Jakarta Residence Connection), dengan harapan akan semakin banyak pemilik kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.
Adapun titik yang menjadi lokasi angkutan umum Bus Premium di antaranya adalah Perumahan Citra Raya, Alam Sutera, Villa Melati, BSD City dan Perumahan Banjar Raya.
Sesuai dengan Siaran Pers BPTJ sebelumnya nomor HM.101/IV/027/BPTJ/2018, penerapan paket kebijakan di Tol Jakarta-Tangerang ini tetap akan dilakukan bersamaan dengan paket kebijakan Tol Jagorawi, yaitu uji coba mulai 16 April 2018 dan diharapkan pada awal Mei 2018 kebijakan sudah terimplementasi secara penuh.

Namun jika pada Siaran Pers BPTJ nomor HM.101/IV/027/BPTJ/2018 lalu masih menyebut kemungkinan besar pemberlakuan skema ganjil genap di Tol Jakarta-Tangerang akan diterapkan di pintu tol Kunciran 2 dan Bitung 2 arah Jakarta sambil menunggu hasil analisis dan kajian selesai.
"Maka melalui siaran pers kali ini setelah hasil kajian dan analisis selesai dipertegas bahwa skema ganjil genap akan diberlakukan di pintu tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta," pungkasnya.

 

Berita Lainnya