Peringati Sejarah Kelam , Kampung Bekelir Nobar Film G 30 SPKI

 
Jum`at, 22/09/2017 22:54 WIB
Peringati Sejarah Kelam , Kampung Bekelir Nobar Film G 30 SPKI  (Ilustrasi: ) Warga Kampung Bekelir Nonton Bareng Film G 30 SPKI

Lenteranews, TANGERANG - Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan para pahlawannya. Guna  menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta terhadap tanah air dari gangguan bahaya laten  Komunis sebagimana yang pernah dialami sejarah kelam bangsa ini , Dimana front dan faham komunis sudah beberapa kali  melakukan rongrongan melalui aksi pemberontakan berdarah nya terhadap Rakyat dan NKRI.

Dengan niat  menjaga keutuhan dan kecintaan terhadap Pancasila dan NKRI dari sejarah kelam kekejaman PKI, Kampung Bekelir Babakan gelar nonton bareng (Nobar) pemutaran film G 30 S PKI bersama ratusan warga dan unsur TNI Koramil 01 Tangerang yang bertempat di RW 01 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.

"Semoga masyarakat tidak melupakan sejarah kelam  yang telah terjadi di Negara ini. Serta kita semua agar senantiasa  waspada terhadap bahaya laten dari pemberontakan PKI di Bumi tercinta ini " pesan Lurah Babakan H. Abu Sopiyan disela  Nobar bersama warga.

Senada dengan Lurah Babakan , Inisiator Kampung Bekelir Ibnu Jandi mengatakan

"Dengan kembali memutar Film G 30 S PKI akan menambah soliditas dan kecintaan  terhadap bangsa ini dari bahaya laten PKI. Dan patut diapresiasi telah  difilmkan nya sejarah pemberontakan PKI oleh Pemerintah , dimana kita bisa mewarisi sejarah bangsa yang sudah difilmkan kepada generasi penerus dengan tujuan mewaspadai bahaya laten PKI " ungkap Jandi.

Pantauan LenteraNews dilokasi nampak antusias masyarakat Kampung Bekelir dalam menyaksikan pemutaran film G 30 SPKI , dari mulai anak - anak sampai orang dewasa berbaur menjadi satu.

"Kangen dengan film ini karena sudah lama tidak ditayangkan, semoga kita lebih mendalami sejarah dengan menonton film ini , dan saya berharap generasi muda disini bisa mengetahui sejarah bangsanya bahwa PKI pernah beberapa kali melakukan pemberontakan terhadap NKRI," kata Dona salah seorang warga dikampung Bekelir.

Berita Lainnya