Kota Tangerang Tanda Tangani MOU dengan Kabupaten Banjar dan Kota Palembang

 
Kamis, 22/03/2018 16:48 WIB
Kota Tangerang Tanda Tangani MOU dengan Kabupaten Banjar dan Kota Palembang (Ilustrasi: ) MOU Kota Tangerang dengan Kabupaten Banjar dan Kota Palembang

Lenteranews, TANGERANG – Bertempat di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, tepatnya di ruangan Tangerang LIVE Room. Pemkot Tangerang menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Kab. Banjar dan Kota Palembang .

Ahmad Najib selaku PJs Wali Kota Palembang menuturkan, bahwa ketertarikan nya untuk mengadopsi beberapa aplikasi yang ada di Kota Tangerang.

"Kami melihat aplikasi-aplikasi yang di buat oleh Kota Tangerang sangat baik, pas dan memiliki manfaat yang banyak untuk pelayanan masyarakat". Tukas Najib.

Serupa dengan Kabupaten Banjar, Bupati Kalilurrahman juga menuturkan bahwa Kota Tangerang adalah Kota yg tepat untuk belajar banyak hal. Daerah yang sudah menerapkan smart city terutama dalam hal layanan publik. 

"Kab. Banjar memiliki jumlah penduduk  sebanyak 554.443 jiwa, Supaya pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan cepat dan lancar, kami rasa sudah saatnya Banjar memiliki aplikasi-aplikasi berbasis pelayanan untuk masyarakat".  Papar Khalilurrahman pada saat mengutarakan maksut dan tujuan nya menyambangi kota seribu jasa sejuta industri.

Bak gayung bersambut ,PJs Wali Kota Tangerang H.M Yusuf pun menyambut kedatangan kedua kepala daerah ini dengan tangan terbuka. 

"Silahkan, adopsi, kembangkan aplikasi-aplikasi yang ada pada kami. Saatnya kita berkolaborasi. Berbagi pengalaman tentang Smart City, agar Indonesia bisa terus maju melalui pemerintah daerah nya". 

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang H. Tabrani. Beliau menjelaskan beberapa aplikasi berikut manfaat nya yang sudah ada dan berjalan selama ini. 

"Seperti aplikasi LAKSA yang dapat menampung aspirasi, keluhan masyarakat. Aplikasi Perijinan Online dan Simpati RS yang memberikan informasi tentang jumlah ketersediaan kamar yang ada"

"Kami memiliki 172 aplikasi yang terbagi menjadi dua kelompok. Aplikasi layanan publik (Portal Tangerang LIVE) dan aplikasi berbasis layanan pemerintah" imbuh nya.

Yusuf juga menegaskan, bahwa aplikasi-aplikasi yang ada di Kota Tangerang bisa di adopsi dan dikembangkan secara gratis. 

"Silahkan datangi para programmer kami, dan gunakan aplikasi-aplikasi nya sebaik mungkin".

 

 

 

Berita Lainnya