Bedah Kampung, Pemkot Tangerang Targetkan Ratusan Kampung Tematik Baru

 
Kamis, 23/01/2020 16:10 WIB
Bedah Kampung, Pemkot Tangerang Targetkan Ratusan Kampung Tematik Baru (Ilustrasi: ) Inisiator Kampung Tematik Kota Tangerang, Ibnu Jandi

Lenteranews.com, TANGERANG – Melalui program bedah kampung yang berorientasi pada peran serta masyarakat menuju perubahan perilaku untuk perduli terhadap lingkungannya. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), berkeinginan melahirkan ratusan  Kampung Tematik baru yang tersebar disetiap Kelurahan.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja, Titik tuju program Bedah Kampung adalah membangun kemandirian masyarakat dalam menciptakan  lingkungan yang tertata.

“Program ini akan dilakukan serentak di 104 Kelurahan se-Kota Tangerang, dimana penggeraknya berasal dari masyarakat dan para Lurah,” Ujar Sugiharto, saat sosialisasi program Pelaksanaan Kampung Tematik Melalui Bedah Kampung,Yang digelar  di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (23/1/2020).

Melihat lingkungan di Kota Tangerang  sebagai wilayah penyangga Ibu Kota yang memiliki potensi perkembangan ekonomi , Pemkot Tangerang ingin mengintegrasikan pemanfaatan potensi wilayah yang ada kepada warganya.

“Diharapkan dengan lahirnya Kampung Tematik oleh masyarakat, manfaatnya bisa dirasakan langsung . Sehingga kedepannya akan melahirkan masyarakat yang mandiri " harap Sugiharto.

Pada program ini Pemkot Tangerang tidak akan tinggal diam, pihaknya berjanji akan mengkolaborasikan peran serta masyarakat dengan pihak lainnya.

“Semua Leading sector akan kita maksimalkan dengan program ini, seperti keterlibat pihak swasta melalui corporate sosial responsibility (CSR) serta akan kita integrasikan dengan dana Kelurahan,”terangnya.

Inisiator Kampung Tematik Kota Tangerang, Ibnu Jandi, yang didaulat menjadi narasumber pada kegiatan tersebut mengingatkan konsep program Bedah Kampung yang akan dilaksanakan disetiap Kelurahan  harus berbanding lurus dan sebangun dengan  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Artinya  bukan sekedar ikut ikutan,  Pada program ini Lurah harus jadi Pioneer dalam mengajak peran serta masyarakat dalam pembangunan,” kata Jandi.

 

Berita Lainnya
Berita hari ini