Pasca Insiden Pengemudi Angkot Dan Armada On Line ; Polri Dan TNI Bagikan Selebaran Damai

 
Kamis, 9/03/2017 12:43 WIB
Pasca Insiden Pengemudi Angkot Dan Armada On Line ; Polri Dan TNI Bagikan Selebaran Damai  (Ilustrasi: )

Lenteranews – Tangerang—Pasca insiden antara pengemudi angkutan kota (Angkot) dengan angkutan berbasis on line . Aparatur Kepolisian bersama TNI membagikan petisi kesepakatan damai bersama antara Sopir angkot dan pengemudi berbasis on line yang telah ditanda tangani kedua belah pihak dengan disaksikan Wali Kota , Dandim 0506 dan Kapores Metro Tangerang.

Selebaran tersebut diberikan kepada masyarakat, sopir angkutan umum hingga pengguna ojek pangkalan maupun "online".

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Harry Kurniawan di Tangerang  mengatakan”  tujuan dari penyebaran selebaran kesepakatan ini damai ini adalah upaya untuk menjaga kondusifitas kota” ujar Harry . kamis (9/3).

 

Begitu juga dengan sopir angkot maupun awak ojek "online" , Harry melanjutkan  untuk tetap beraktifitas seperti biasanya karena untuk urusan hukum ditangani kepolisian sesuai dengan kesepakatan yang dibuat.

Selain itu, sopir angkutan umum dan awak ojek dihimbau untuk tidak berkumpul dalam menghindari adanya provokasi maupun bentrok. “ himbau Harry.

Penyebaran selebaran kesepakatan damai pun hingga kini masih berjalan lancar. Termasuk juga dengan patroli keamanan yang dilaksanakan oleh kepolisian bersama TNI.

Ada dua poin kesepakatan Damai yang ditandatangani oleh perwakilan dari sopir angkutan kota dengan pengemudi ojek "online" terkait kesalahpahaman antara Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU) Organda Kota Tangerang dengan GOGREBBER di wilayah Kota Tangerang.

1. Masing - masing pihak menyadari bahwa kejadian tersebut adalah kesalahpahaman dan dinyatakan selesai secara kekeluargaan dan saling memaafkan dan tidak ada kejadian serupa dikemudian hari

2. Masing - masing pihak juga menyatakan akan menjaga keamanan bersama di wilayah Kota Tangerang, tidak main hakim sendiri dan apabila terdapat anggota kedua belah pihak yang melakukan pelanggaran hukum maka siap bertanggung jawab serta bersedia dilakukan proses hukum sesuai ketentuan perundang - undangan yang berlaku (Kepolisian).

Surat pernyataan bersama tersebut ditandatangani oleh kedua pihak yakni Eddi Faisal selaku ketua Organda Kota Tangerang dan Ferry Budhi alias Bang Maun selaku Pembina GoGrabber, 

Selain itu, surat itu pun ditandatangani oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Harry Kurniawan dan Dandim 0506 Tangerang Letkol M.I Gogor.   (dbs).

Berita Lainnya