Pilkada Kota Tangerang ; DI Duga Sachrudin Menabrak Etika Politik Dan Organisasi

 
Selasa, 23/05/2017 14:12 WIB
 Pilkada Kota Tangerang ; DI Duga  Sachrudin Menabrak Etika Politik Dan Organisasi  (Ilustrasi: )

Lenteranews – Tangerang—Mendaftarnya Wakil wali Kota Tangerang Sachrudin pada tahapan penjaringan partai pengusung bakal calon Wali Kota dan Wakil wali Kota Tangerang tahun 2018, yang tengah dilakukan oleh partai PDIP beberapa hari lalu diduga  tidak mengedepankan etika politik dan organisasi . Hal itu diutarakan langsung  oleh Direktur Kebijakan Publik ( LKP ) Ibnu Jandi Sos.MM.

“ Untuk yang satu ini seharusnya saudara  Sachrudin  bisa lebih mengedepankan etika politik dan etika organisasi, karena yg bersangkutan adalah ketua Organisasi Parpol Golkar. Mengapa hal itu tidak dilakukan untuk mendaftar ke Parpol Golkar  sebagai Bacalon Walikota 2018-2022 ? dan Secara etika politik dan etika organisasi di pemerintahanpun nampaknya kurang elok dan kurang santun di mata publik. Seakan akan mempertontonkan ke tergopoh gopohan/napsu politik untuk sesegera mungkin merebut kursi kekuasaan/kursi Walikota “ tuturnya. Selasa (23/5/2017).

Terkait langkah politik yang tengah dilakukan oleh Sachrudin tersebut , Jandi melanjutkan “ Saat ini Sachrudin masih aktif sebagai Wakil Walikota  sampai tahun 2018 , Saya khawatir Saudara Sachrudin hanya akan jadi korban politik dan akan jadi budak politik "dipermainkan dan dimanfaatkan opontunir". tanpa konsep berpolitik yang jelas , seharusnya sebagai ketua Parpol Golkar Sachrudin  punya daya tawar tinggi dan bukan daya tawar rendahan bahkan gampang ditakar, karena kalau seperti tidak menutup kemungkinan Sachrudin mendapatkan koalisi Usungan/Dukungan Parpol di Pilkada Kota Tng 2018  karena bisa saja saudara  Sachrudin ditinggalkan ketika popularitas dan elektabilitasnya rendah. “ lanjut Jandi.

Telah berjalannya langkah politik Sachrudin untuk Pilkada Kota Tangerang diatas , Jandi menyarankan “  Saudara Sachrudin butuh manajer tim dan manajer politik serta  marketing politik yang handal dan bukan kacangan apalagi asbun “ terangnya .  (reg).

Berita Lainnya