Kurangi Takaran Garam untuk mencegah berbagai penyakit Kronis

 
Selasa, 24/04/2018 13:01 WIB
Kurangi Takaran Garam untuk mencegah berbagai penyakit Kronis (Ilustrasi: ) Foto di ambil dari google

Lenteranews TANGERANG - Makanan akan terasa hambar jika tidak pakai garam atau kurang garam, dan akan terasa kurang enak jika tidak pakai Garam, Sebab garam mempunyai kelebihan tersendiri yang sangat unik pada setiap masakan atau minuman.

Setiap masakan akan terasa nikmat bila takaran garamnya pas, karena garam ialah senyawa netral dengan Ph sekitar 7 yang terdiri atas ion-ion, garam juga sebagai natrium klorida untuk bahan baku utama garam dapur.

di balik rasanya yang guri, garam ternyata memiliki dampak yang sangat serius untuk tubuh kita, berbagai penyakit seperti penyakit Hipertensi yang sering dikaitkan oleh garam, hingga kanker, mengutip laman Boldsky, berikut ini beberapa penyakit yang dapat di sebabkan jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi garam.

1. Hipertensi atau Tekanan darah tinggi

Ini adalah dampak konsumsi garam berlebihan yang paling umum, yaitu tekanan darah tinggi. Garam mengandung natrium (NaCl) yang bermanfaat menjaga regulasi volume dan tekanan darah, menjaga kontraksi otot dan transmisi sel saraf, serta membantu keseimbangan air, asam, dan basa dalam tubuh. Namun mengkonsumsi garam berlebihan menyebabkan kandungan natrium bertambah banyak dan mengikat banyak air sehingga membuat volume darah meningkat.

2. Risiko penyakit kardiovaskuler tinggi

Terlalu banyak mengkonsumsi sodium juga dapat berujung pada penyakit kardiovaskuler, seperti jantung koroner, gagal jantung, dan stroke. Konsumsi garam secara berlebihan dapat melipatgandakan risiko terkena sederet penyakit tersebut. Ini merupakan salah satu dampak dari tingginya tekanan darah yang disebabkan oleh natrium dalam garam. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan orang dewasa mengkonsumsi garam dengan batas maksimum dua gram per hari.

3. Kanker

Kanker adalah penyakit yang tergolong menakutkan dan mematikan. Garam disebut sebagai salah satu pemicu kanker, terutama kanker perut. Pengolahan makanan yang diasinkan disebut dapat menyebabkan peradangan pada bagian perut. Bagian yang meradang tersebutlah yang berisiko terkena kanker.

4. Penyakit ginjal

Seperti dijelaskan sebelumnya, natrium pada garam bersifat mengikat air, yang akhirnya menyebabkan tingginya tekanan darah. Tingginya kadar natrium dalam aliran darah akan membebani ginjal dan mengurangi kemampuannya membuang air. Hasilnya, tekanan darah menjadi tinggi karena cairan ekstra dan memberi tekanan berlebih pada pembuluh darah halus yang menuju ke ginjal. Semakin lama, tekanan berlebih tersebut dapat merusak ginjal dan menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai gagal ginjal.

5. Osteoporosis

Terlalu banyak mengkonsumsi garam juga dapat mengakibatkan penyakit tulang, yaitu osteoporosis. Konsumsi garam berlebih akan meningkatkan kerja ginjal untuk mengeluarkan kalsium melalui urine. Ginjal yang kehilangan mineral kalsium dalam tubuh untuk dikeluarkan akan menggantinya dengan kalsium dari tulang. Lama kelamaan, massa tulang akan berkurang, sehingga tulang menjadi mudah keropos, yaitu osteoporosis.

6. Kemampuan kognitif menurun

Jika sehari-hari Anda mengkonsumsi garam dengan jumlah tinggi, kemampuan otak Anda akan sedikit berkurang. Uniknya, garam tidak mempengaruhi fungsi kognitif pada dewasa dan orang tua. Namun kelebihan asupan garam akan menyebabkan menurunnya fungsi kognitif pada anak-anak, sehingga ketika dewasa dan tua nanti, kinerja kognitifnya akan terpengaruh. Karena itu, dianjurkan untuk membatasi asupan garam, khususnya pada anak-anak, karena dapat menimbulkan efek jangka panjang.

Maka dari itu Anda perlu menakar konsumsi garam agar tubuh kita tetap sehat dan perbanuyak makan buah dan sayur.

Berita Lainnya