Berikut Sumber Makanan Melawan Sel Kanker

 
Sabtu, 24/02/2018 13:41 WIB
Berikut Sumber Makanan Melawan Sel Kanker (Ilustrasi: ) Ubi jalar

Lenternews – Para peneliti mempelajari hubungan kanker dan makanan. Banyak makanan diketahui memiliki nutrisi dan khasiat yang telah dikaitkan dengan penargetan sel kanker, melawan sel kanker, dan dengan demikian dapat mengurangi pertumbuhan tumor.

Mengonsumsi makanan anti kanker menjadi salah satu cara penting yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena kanker. Peneliti menemukan, makanan tertentu mungkin akan sangat membantu dalam melindungi Anda dari kanker.

Kemungkinan Anda terkena kanker dipengaruhi oleh gaya hidup yang Anda jalani. Untuk itu, ubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat, dan jangan lupa konsumsi beberapa makanan berikut ini, karena bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker, seperti dilansir dari laman Boldsky.

Tomat

Tomat mengandung likopen dan fitokimia, yang diketahui dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker endometrium.

Bawang putih

Bawang putih mengandung bahan kimia tertentu yang telah dikaitkan dengan penghentian perkembangan karsinogen di perut.

Wortel

Wortel mengandung beta karoten tinggi dan dikaitkan dengan penurunan risiko dan pertumbuhan kanker pada berbagai jenis kanker. Wortel menjadi salah satu makanan terbaik yang bisa menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Anggur

Anggur mengandung antioksidan kuat dan resveratrol dalam jumlah tinggi yang dapat menghambat enzim penstimulasi sel kanker di dalam tubuh.

Produk kedelai

Kedelai mengandung genistein yang mampu menghalangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Jinten

Benih ini memiliki efek anti-inflamasi, yang memberinya kemampuan untuk melawan perkembangan sel kanker.

Ubi jalar

Karena sifatnya yang kompleks, ubi jalar banyak memiliki sifat anti-kanker. Ubi mengandung beta karoten yang mampu melindungi dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

Kunyit

Kunyit mengandung kurkumin, yang mampu memperlambat penyebaran kanker atau mengecilkan sel tumor.

Lemon

Lemon mengandung senyawa kuat dan dosis hariannya mampu mengurangi risiko kanker mulut, tenggorokan, dan perut, hingga separuhnya.

 

 

 

 

Berita Lainnya