Dinkes Bersama Keluarga Klarifikasi Simpang Siur Kematian Masamah

 
Sabtu, 10/06/2017 01:56 WIB
Dinkes Bersama  Keluarga  Klarifikasi Simpang Siur Kematian Masamah (Ilustrasi: )

Lenteranews – Kabupaten Tangerang--Kepala Dinas Kesehatan beserta Kepala Puskesmas Kec. Sepatan Kab. Tangerang mengklarifikasi berita simpang siur mengenai meninggalnya Ibu M salah satu warga Sepatan beberapa waktu lalu. Kamis, (8/6/17).

 

Meluruskan berita meninggalnya salah satu warga Kecamatan Sepatan beberapa waktu lalu di kecamatan Sepatan Kepala Dinas Kesehatan didampingi Kepala Diskominfo, Kepala Puskesmas Sepatan, beserta Camat Sepatan. Melakukan klarifikasi untuk meluruskan kesimpang siuran yang terjadi. 

 

dr. Desiriana Dinardinanti selaku Kadinkes memaparkan kronologis peristiwa tersebut, pasien yang meninggal berinisial Ny. M usia 27 tahun, Alamat : Perum Permata Sepatan Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kab. Tangerang.

 

Berikut merupakan kronologis peristiwa yang dipaparkan  Kadinkes Kab. Tangerang, Pada tanggal 4/6/2017 Ny.M diantar Sang Kakak datang ke Puskesmas Sepatan Kab. Tangerang dengan keluhan sesak napas. Petugas Puskesmas Sepatan mengumpulkan sejumlah data dari rekam medik atas nama pasien dan informasi dari pihak keluarganya.

 

1. Bahwa pada tanggal 23/5/2017 Ny. M melahirkan seorang bayi melalui proses operasi sectio di RSU Kabupaten Tangerang.

 

2. Bahwa sebelumnya riwayat perawatan yang diberikan Pihak Puskesmas Sepatan:

-20 Desember 2016

  Usia kehamilan pasien 15 minggu tanpa 

  keluhan, tekanan darah normal

-02 Maret 2017

Usia kehamilan pasien 24 minggu, keluhan 

lemas, namun dapat ditangani secara 

medis, pasien pulang ke rumah

-23 Mei 2017

Usia kehamilan memasuki 37 minggu, 

keluhan tangan dan kaki bengkak, tekanan 

darah meningkat 140/110 mmgH, protein 

urine {+2} pasien segera dirujuk ke RS

 

3. Bahwa saat kejadian tanggal 4/6/2017 pasien tiba di Puskesmas Sepatan Pukul 22.30 WIB dengan keluhan sesak nafas sejak Pukul 20.00 WIB. Melihat kondisi dan keluhan pasien, maka kedua petugas puskesmas saat itu memutuskan untuk merujuk pasien ke RS.. Akhirnya, keluarga pasien membawa Ny. M ke Klinik Medika. Dan tidak berselang lama pasien dinyatakan meninggal secara medis.

 

"Dengan adanya kejadian ini kami sangat menyesali dan menyesalkan, kami akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tangerang, semoga kejadian seperti ini tidak kembali terulang dikemudian hari dan menjadi pelajaran berharga bagi kami,"ucap dr. Desiriana.

 

Kepala Puskesmas kec. Sepatan dr. Elni Handayani mengemukakan, bahwa Dengan adanya klarifikasi ini dan penjelasan diharapkan tidak membuat kesimpang siuran semakin meluas, kedepan Kita akan evaluasi dan tambah mobil ambulans sarana dan prasarananya akan kita tingkatkan khususnya di Puskeamas Sepatan

 

"Dengan adanya ini kita akan terus berupaya melakukan evaluasi 

Kami pun menyesali kejadian ini ini akan jadi pelajaran untuk kami dan tidak akan terulang kembali kejadian ini dikemudian hari," tuturnya

 

Dalam klarifikasi tersebut juga hadir  perwakilan keluarga. M,  yang tidak ingin disebutkan namanya untuk memberikan penjelasan, dalam penjelasannya pihak keluarga bisa menerima atas apa yang terjadi menimpa adiknya tersebut, dan sudah mengikhlaskannya.

 

"Dengan kejadian ini pihak keluarga bisa menerima ini semua sebagai musibah dan memang sudah takdirnya harus begini, kami selaku keluarga tidak bisa menerima apabila musibah yang menimpa keluarga kami justru dieksploitasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dan kami sangat mengecam apabila ada oknum yang menyudutkan dan menyalagkan Pihak Puskesmas dan pemerintah Kabupaten Tangerang," ungkapnya (tim diskominfo)

 

Berita Lainnya