Tangerang Siapkan 400 Kontrakan Untuk Warga Dadap

 
Rabu, 4/05/2016 18:31 WIB
Tangerang Siapkan 400 Kontrakan Untuk Warga Dadap (Ilustrasi: )

LenteraNews – Tangerang -- Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan upaya dalam menata dan membersihkan kawasan Dadap dari prostitusi dengan menyiapkan sekitar 400 pintu kontrakan untuk warga Dadap, Selasa, (03/05/2016).

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Heri Heryanto mengatakan, Dadap ini salah satu proses bagian dari penanganan kawasan kumuh dan miskin di Kabupaten Tangerang yang merupakan bagian kecil yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia yakni program sejuta rumah.

“Kawasan kumuh bukan hanya wilayah Dadap antara lain Cituis, Tanjung Anom, dan wilayah Kronjo. Di kawasan Dadap ini ada tanah negara yang akan diamankan serta akan di tata dan dijadikan salah satu pilot project.

Filosopi Dadap ini, kata Heri, bukan penggusuran melainkan menata kawasan kumuh. Sementara menunggu pembangunan untuk tempat tinggal yang layak selesai, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan 400 pintu kontrakan selama 1 setengah tahun sudah berikut listrik secara gratis.

"Kita tidak menggusur atau mengusir masyarakat setempat tetapi melainkan membangun atau menata kawasan kumuh menjadi tempat tinggal yang layak huni untuk masyarakat, yang kita gusur hanya prostitusinya saja," ujar Heri.

Di kawasan Dadap, tambahnya, akan ada Ruang Terbuka Hijau (RTH), Islamic Center, dan wisata kuliner. “Untuk prostitusi akan ditertibkan sampai tidak ada lagi lokalisasi di Kabupaten Tangerang khususnya di kawasan Dadap,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan oleh Slamet Isbianto, Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Tangerang, yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang di kawasan Dadap Ceng In ini adalah penataan kawasan Dadap dan membersihkan kawasan tersebut dari prostitusinya dan itu yang akan dilakukan oleh Bupati, bukan menggusur apalagi mengusir warga Dadap.

"Sebenarnya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang di Dadap adalah penataan kawasan dan membersihkannya dari prostitusi yang selama ini ada di Dadap, jadi kita (Pemerintah Kabupaten Tangerang) tidak menggusur, hanya merapihkan dan menata saja, dan pemerintah tidak lepas tangan begitu saja. Pemerintah telah menyiapkan tempat tinggal sementara berupa rumah kontrakan dan listrik secara gratis selama 1,5 tahun," ungkap Slamet.

(hms)

Berita Lainnya