Loloskan Sabu ke Lapas Tangerang, Sipir Dicokok

 
Selasa, 9/08/2016 22:45 WIB
Loloskan Sabu ke Lapas Tangerang, Sipir Dicokok (Ilustrasi: )

LenteraNews – Tangerang -- Peredaran Narkoba di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang dengan modus menjadikan sipir LP sebagai kurir akhirnya berhasil dibongkar jajaran Satnarkoba Polres Metro Tangerang dengan mengamankan AR, oknum sipir di Lapas tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol. Irman Sugema mengatakan, berdasarkan laporan petugas yang ada Lapas, AR membawa sabu seberat 100 gram untuk diberikan kepada BH salah seorang napi, aksi AR ini tidak melewati pintu pemeriksaan sehingga menimbulkan kecurigaan petugas disana .

"AR membawa sabu seberat 100 gram kepada BH tanpa terdeteksi dengan modus tidak melewati pemeriksaan," kata Irman, Selasa (09/08/2016)

Sementara itu berdasarkan keterangan Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Jonter Banuarea mengatakan, sabu tersebut dimasukkan ke Lapas Klas 1 Tangerang untuk dijual kembali kepada para napi narkoba. Sipir AR akan mendapat upah jika berhasil membawanya masuk dan memberikan sabu itu ke BH yang dihukum 12 tahun karena kasus narkoba.

"Kita masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringannya yang lain," tegasnya.

Terungkapnya jaringan narkoba yang melibatkan oknum sipir ini berawal dari petugas Lapas Klas 1 Tangerang yang menemukan sabu 100 gram di sel  tersangka BH di Blok D1 Kamar 5 pada 1 Juli 2016. Kemudian temuan itu dilaporkan ke Polres Metro Tangerang untuk dikembangkan.

"Dari pengakuan BH, dirinya mengaku bisa memasukan sabu itu dengan bantuan sipir AR. Selanjutnya kami langsung mengamankan AR. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap AR, diketahui dia mendapatkan sabu dari seseorang  yang belum bisa disebutkan identitasnya karena dalam pengejaran " jelas Irman.

Atas perbuatanya, Sipir AR terancam pasal 114 ayat 1 dan Pasal 132 ayat 1 UU 35/2009 tentang menjadi perantara dan melakukan pemufakatan jahat dalam tindak pidana narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup hingga 20 tahun penjara. (reg)

Berita Lainnya