Kolong Jembatan Balaraja Jadi Taman Bacaan

 
Sabtu, 12/12/2015 13:13 WIB
Kolong Jembatan Balaraja Jadi Taman Bacaan (Ilustrasi: )

LenteraNews – Tangerang - Bagi anda mungkin kolong jembatan atau fly over terbiasa terlihat kumuh, jorok dan menjijikan bahkan kerap menjadi tempat kumpulnya para preman.

 

Tetapi paradigm itu akan salah jika anda melihatnya di kolong jembatan Balaraja Kabupaten Tangerang, anda justru akan melihat sesuatu yang berbeda dengan kolong jembatan fly over yang berada di Jalan Raya Serang tersebut.

 

Di Tangan kelompok pemuda komunitas hoby membaca, kolong jembatan ini di sulap menjadi taman bacaan yang bersih, rapih dan teduh.

 

Dengan buku se-adanya sumbangan dari masyarakat sekitar, maupun dari para relawan taman baca yang baru di buka sekitar enam bulan ini, sudah bisa menarik puluhan pengunjung setiap harinya.

 

Taman baca yang bediri di bawah kolong jembatan, didirikan untuk mengajak para anak jalanan, atau para masyarakat untuk hoby membaca dan sekaligus untuk memperindah kolong jembatan, jika biasanya di identikkan oleh masyarakat dengan hal-hal yang buruk. Maka paradigm itu harus dirubah.

 

Di taman baca ini pun di sediakan berbagai macam buku bacaan, mulai dari buku pelajaran, hingga komik. Sayangnya,  taman membaca ini masih mengalami kendala, kurangnya perhatian dari pemerintah daerah, membuat buku di taman membaca ini hanya menyediakan ratusan buku saja serta masih kurangnya rak rak penyimpanan buku.

 

Reza salah satu siswa sekolah dasar yang datang kelokasi ini mengatakan, sering mengunjungi taman baca masyarakat, hanya untuk membaca berbagai koleksi buku dan komik yang ada. “Merasakan hal yang berbeda membaca di kolong fly over ketimbang membaca di perpustakaan sekolah,” terangnya. Sabtu(12/12).  

 

Begitupun, yang di ungkapkan oleh Alya Sofia, meskipun terasa bising, namun tidak mengurangi fokusnya dalam belajar maupun membaca di taman baca masyarakat yang berada di bawah fly over tersebut, “ Selain kita bisa membaca buku, kita juga dapat wawasan dari para kakak yang ada disini,” paparnya. 

 

Sementara Mas Ribut penggagas Kelompok Komunitas Pemuda Taman Bacaan Masyarakat mengatakan, gagasan ini bermula dari rasa keprihatinan terkait maraknya anak jalanan, kemudian bermodalkan dana swadaya dari sesama teman teman kelompok pemuda untuk merubah kolong  fly over menjadi sarana tempat belajar dan membaca.

 

“ Kita perihatin dengan tingginya anak jalanan berkeliaran bebas tanpa ada pengentasan terhadap mereka, sehingga terwujudlah taman bacaan ini,” ujarnya.

 

Di harapkan dengan adanya taman membaca ini, bisa menekan tingkat buta aksara yang masih banyak di alami oleh warga di Kabupaten Tangerang. Gar/Nis

Berita Lainnya