Jandi Tuntut ASN Tangsel Pembuat Onar Di Beri Sanksi Tegas

 
Kamis, 12/01/2017 17:24 WIB
Jandi Tuntut ASN Tangsel Pembuat Onar Di Beri Sanksi Tegas (Ilustrasi: )

LenteraNews – Tangsel – Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru menyisakan permasalahan di Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Pasca mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukan Kepala Daerah Kota Tangerang Selatan membuat salah satu PNS mengamuk tak terima atas kebijakan yang diambil Walikota Tangsel.

Hal tersebut membuat Ibnu Jandi, Direktur Lembaga Kebijakan Publik prihatin atas sikap dan perilaku tidak terpuji yang diduga dilakukan oleh oknum ASN “Aparatur Sipil Negara” Kota Tangerang selatan. Direktur Lembaga Kebijakan Publik yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi swasta langsung melaporkan insiden memalukan ini ke pejabat terkait.

Menurut Jandi, jika benar saudara Kemal Mustafa membuat keonaran, kami berharap agar Walikota Tangerang Selatan dapat melakukan tindakan hukuman disiplin kepada yang bersangkutan atas sikapnya tersebut..

“Hal tersebut jangan dibiarkan, dan Walikota harus mengambil tindakan tegas, agar kejadian memalukan ini tidak terulang kembali, dan oknum tersebut tidak menjadi virus bagi  ASN yang lain”, tegas Jandi.

Laporan LSM Kebijakan Publik pun langsung diterima Asisten Daerah Satu, bidang pemerintahan, Rahmat Salam. Rahmat Salam berjanji akan meneruskan laporan ini ke Walikota agar segera ditindak lanjuti.

Rahmat Salam, Asisten Daerah “Asda Satu” mengatakan, kami bersama pimpinan sudah membahas kejadian kemarin, dan kami  sangat berterima kasih atas kajian dan analisa yang disampaikan LSM Kebijakan Publik.

“Terima kasih atas laporannya, nanti akan langsung saya sampaikan ke Walikota, dan kami setuju harus ada sanksi tegas kepada oknum ASN yang telah membuat kegaduhan saat acara pelantikan kemarin”, ujar Rahmat.

Kejadian memalukan ini berawal saat acara pelantikan mutasi dan rotasi jabatan guna penyesuaian SOTK baru di Pemda Tangsel, Kemal Mustafa yang menjabat sebagai Kabid Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan tak terima atas kebijakan yang diambil Walikota, karena dirinya tak mendapat promosi jabatan yang selama ini di idam-idamkannya. Kemal Mustofa tetap berada di posisinya saat ini, yakni sebagai Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel.(con).

Berita Lainnya