Ikhsan Modjo Duga Panwas Tangsel Sebagai Timses Bayangan

 
Sabtu, 26/09/2015 12:08 WIB
Ikhsan Modjo Duga Panwas Tangsel Sebagai Timses Bayangan (Ilustrasi: )

LenteraNews – Tangsel - Pasangan calon walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Ikhsan Modjo dan Li Claudia Chandra lontarkan tudingan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat. Sebagai penyelenggara dan dugaan sebagai timses bayaran salah satu calon. Hal ini di lontarkan pasangan besutan Partai Gerindra dan Partai Demokrat tersebut dalam kunjungannya di Panwaslu Tangsel, jumat (26/9).

 

"Kami tidak mau menuding, namun bisa jadi panwas kerja tidak beres, bisa jadi mereka jadi tim sukses bayaran,” klaimnya.
dugaan ini di lontarkan sanga calon walikota, menyusul ketidakpuasan pasangan calon tersebut, atas keputusan wasit Pilkada, terkait laporan dugaan pelanggaran yang telah dilayangkan.

 

Kedatangan  tim pasangan nomor urut 1 itu hanya berselang kurang dari setengah jam, usai Direktur Lembaga Kebijakan Publik Ibnu Jandi menyampaikan aspirasi ke Panwaslu Kota Tangsel. 


Kedatangan pasangan ini dengan formasi lengkap. Kedua kandidat turut hadir didampingi oleh tim kampanye dan pendukungnya.

Kedatangan Ikhsan-Alin dan timnya diterima oleh Pokja Divisi Sumberdaya Manusia dan Umum Panwaslu Kota Tangsel, Ahmad Jazuli, mengingat dua komisioner lainnya absen karena memenuhi undangan program kegiatan kerja di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

“Mari silahkan masuk untuk dibicarakan di dalam ruangan kerja saya,” terang Jazuli. 

Sontak, ajakan itu langsung ditolak mentah-mentah oleh kubu Ikhsan yang kadung terlihat emosi.

“Sudah di luar saja, biar bisa dilihat semuanya,” sahut Teddy Gusnaedi, kuasa hukum Ikhsan-Alin sambil melirik ke arah awak media yang menonton kegaduhan di ruangan tamu kantor Panwaslu Kota Tangsel.

Teddy menjelaskan, bila kedatangan pihaknya itu guna mempertanyakan tindaklanjut atas laporan yang dilayangkan pihaknya ke lembaga itu.

“Kami ingin pertanyakan laporan kami yang sudah 15 hari. Beberapa laporan lain sudah dilaporkan,” ketusnya. 

Teddy mengklaim, bila Panwaslu Kota Tangsel telah melakukan tindakan di luar aturan, sehingga merugikan pasangan jagoannya. Bahkan, ia berani memastikan ada unsur kesengajaan. Reg

Berita Lainnya