Begal Gorok Korbannya di Depan Kantor Pemasaran Sinarmas Land

 
Sabtu, 11/07/2015 02:16 WIB
Begal Gorok Korbannya di Depan Kantor Pemasaran Sinarmas Land (Ilustrasi: )

LenteraNews - Kabupaten Tangerang -- Pembegalan yang disertai kekerasan terjadi di depan kantor Pemasaran Sinarmas Land, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/07/2015) dini hari.

Korban yang diketahui bernama Nurul Fajar (25) warga Kampung Babakan, RT4/2, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tewas meregang nyawa setelah digorok hingga nyaris putus pada bagian lehernya oleh kawanan begal yang berjumlah 2 orang.

Asrul A.Harahap, Kanit Reskrim Polsek Cisauk ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Betul telah terjadi 365 KUHP, yaitu perampasan barang secara paksa atau biasa masyarakat menyebutnya dengan begal. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku pembegalan berjumlah 2 orang, satu orang yang mengendarai motor dan satu orang yang mengeksekusi korban," papar Harahap saat ditemui di Polsek Cisauk, Jumat (10/07/2015) malam.

Harahap menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Sesuai dengan keterangan saksi mata, Malajuwita, yang juga sebagai kekasih korban, bahwa pelaku memiliki tekstur tubuh lebih kecil dari korban.

"Diperkirakan pelaku lebih muda dari korban, saksi mengatakan melihat dengan jelas wajah pelaku yang menusuk leher kekasihnya itu, karena memang pelaku hanya menggunakan sweater dan tidak menutup kepalanya dengan kupluk sweater, sementara pelaku yang satunya memakai helm," terang Harahap.

Harahap juga menghimbau kepada masyarakat agar setelah sahur tidak berpergian dahulu, terutama di jalan-jalan yang sepi. "Ya bisa dibilang ini (kejahatan) musiman, karena menjelang Lebaran," imbuhnya.

Harahap juga menyarankan kepada para pengembang yang ada di sekitar Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang agar memasang CCTV di jalan sepi milik pengembang yang dapat menimbulkan kriminal.

"Pihak kami sudah menyampaikan kepada para pengembang setiap ada pertemuan terkait pemasangan CCTV itu, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut," ujarnya.

Minimal, lanjutnya, CCTV di beberapa titik rawan kejahatan bisa di pasang. Apalagi kejadian tadi pagi tepat di depan kantor pemasaran pengembang Sinarmas Land.

“Setidaknya, keberadaan CCTV itu dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan juga untuk meminimalisir  kejadian seperti ini,” pungkasnya. (reg)

Berita Lainnya