Persempit Jaringan Teroris Polda Banten Gelar Razia

 
Jum`at, 15/01/2016 07:09 WIB
Persempit Jaringan Teroris Polda Banten Gelar Razia (Ilustrasi: )

LenteraNews – Cilegon - Pasca ledakan dan penembakan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Polri menetapkan status siaga 1 untuk seluruh pasukan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.


Pasukan gabungan dari Polda Banten, Polres Cilegon, Polsek Pulo Merak, dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak menjaga objek vital pelabuhan penyeberangan Merak.

"Semenjak terjadinya peristiwa di Jakarta, Polda Banten langsung bergerak mempersempit ruang gerak, kami sudah menggelar razia sebagai antisipasi penjagaan objek vital pelabuhan. Kemudian lanjut malam ini, sesuai instruksi kami siaga 1," ungkap AKBP Anwar Sunarjo, Kapolres Cilegon wartawan, Jumat (15/1).

Sementara itu, Kepala KSKP Merak AKP Nana Supriatna mengatakan hingga saat ini personel kepolisian yang bertugas sebanyak 30 petugas.

"Personel 30 petugas gabungan BKO (bawah kendali operasi) Polda Banten, Polres Cilegon, KSKP, dan Polsek Pulo Merak," tukasnya.

Kegiatan razia penyekatan di pelabuhan Merak dilakukan dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan antisipasi aksi teror bom di objek vital ASDP Merak.

"Antisipasi GKTM (gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat) dan teror bom. Kepada masyarakat yang melihat kegiatan atau benda mencurigakan agar tidak sungkan menghubungi petugas kepolisian yang terdekat," tegas Nana. 

Dari pantauan dilokasi petugas menyisir setiap kendaraan baik pribadi maupun bus yang hendak masuk ke dalam kapal untuk di periksa petugas juga menyisir para penumpang untuk di periksa kelengkapan identitas diri seperti KTP dan yang lainnya. Nis

Berita Lainnya