Mantan Dewan Banten Belum Kembalikan Kendaraan Dinas

 
Senin, 9/05/2016 19:46 WIB
Mantan Dewan Banten Belum Kembalikan Kendaraan Dinas (Ilustrasi: )

LenteraNews – Serang -- Sebanyak enam unit kendaraan dinas (randis) yang merupakan aset Sekretariat DPRD Banten hingga kini belum dikembalikan oleh beberapa mantan anggota DPRD Banten. Mereka yang belum mengembalikan yaitu Jayeng Rana, Firdaus, dan CEP Indra.

Hal tersebut mencuat saat apel pemeriksaan randis yang dipimpin Sekretaris DPRD (Sekwan) Deni Hermawan, di lapangan parkir gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (09/05/2016). Sebanyak 85 kendaraan terdiri atas roda 6, roda 4 dan roda 2 berjejer dan diperiksa mulai dari mesin hingga dokumen kendaraan.

Berdasarkan informasi, enam kendaraan yang belum dikembalikan yaitu Toyota Camry A 756 dan Honda CRV A 41 yang dikuasai mantan Ketua DPRD Banten Jayeng Rana, Kijang A 61 yang tercatat digunakan mantan anggota DPRD Banten Firdaus, CEP Indra mantan anggota DPRD dengan randis Kijang A 62, dan Kijang Krista A 310 yang tercatat belum dikembalikan oleh instansi Satpol PP. Sementara, Toyota Innova A 32 yang digunakan mantan Sekwan Banten Iya Sukiya sudah dikembalikan belum lama ini.

"Ya memang ada mantan dewan yang belum mengembalikan, ada yang sudah. Catatan kami ada delapan yang belum dikembalikan, namun informasi terakhir ada satu aset hilang dan satu lagi sudah dikembalikan. Jadi tinggal enam," katanya disela-sela  pemeriksaan randis.

Untuk aset yang hilang, menurutnya, hal itu sedang diproses tim penyelesaian tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TPTGR). "Sedang ditangani TPTGR, untuk aset-aset yang hilang diproses di sana, tentu pejabat yang ketika menjabat saat itu yang diminta tanggungjawabnya," katanya.

Menurutnya, randis yang berada di luar penguasaan Setwan tersebut diketahui sudah sejak lama belum dikembalikan. "Ya, sejak saya jadi Kabag Umum saja itu, tahun 2013. Alasannya katanya masih perlu digunakan," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah menindaklanjuti mengenai randis-randis yang belum dikembalikan tersebut. "Tindaklanjutnya, kami sudah sampaikan ke teman-teman yang masih menguasai, segera dikembalikan. Kami sudah koordinasi dengan Biro Perlengkatan dan Aset. Apel aset ini juga bagian dari rencana aksi yang sedang digalakkan pemprov Banten berdasarkan asistensi KPK," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, menurutnya sebagian besar randis dalam kondisi layak pakai. Hanya ada 3 kendaraan yang rusak berat yakni jenis L300 dan 1 unit R6 yang rusak ringan. "Di Setwan ini ada 25 unit randis pinjam pakai dari Biro Perlengkapan, dan 60 unit aset Setwan. Sebagian besar layak operasi," katanya.

Terpisah, mantan Anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN, Firdaus dihubungi melalui telpon genggamnya membantah bahwa kendaraan dengan nomor polisi A 61 adalah kendaraan dinas yang dipakinya saat menjadi wakil rakyat periode 2001-2004.

"Kalau kendaraan yang saya pakai dulu bukan A 61, tetapi A 50, dan itu sudah saya serahkan ke pihak Setwan, dan sudah selesai, tapi kalau yang A 61 saya tidak tahu," kata Firdaus.

Meski demikin Firdaus pernah menjadi komisioner KPID Banten periode 2013-2015 ini mengaku tahu keberadaan mobil dinas A 61 tersebut.  "Mobil itu saya lihat ada di Polsek Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Saya dengar itu masuk ke Polsek lantaran kaleng plat nomor nya sudah habis. Dan gampang saja sih kalau mau diambil, kata pihak Polseknya mobil itu bisa keluar kalau ada BPKB nya," jelasnya. (dhi)

Berita Lainnya