LKP, Apresiasi Suksesi PPDB Online Provinsi Banten

 

Lenteranews – Tangerang—Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP ) Ibnu Jandi Sos.MM ,Apresiasi atas suksesi penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMA/SMK Tahun 2017 di Provinsi Banten .

“Walapun secara tekhnis operasionalnya baru yang pertama kali ini ditangani oleh Pemda Provinsi Banten, Kami Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur beserta Dinas Pendidikan Provinsi Banten  atas terselenggaranya PPDB Online “ ucap Jandi diruang Kerjanya Pada Lenteranews.com. Jum,at (7/7/2017).

 

Terkait masih adanya hambatan teknis PPDB yang menggunakan sitem online ini , Jandi melanjutkan “ Walaupun mendapatkan rintangan dan hambatan dalam prosesnya , akan tetapi Pemda Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikannya telah mampu menghadapi dan menyelesaikannnya dengan baik , sehingga proses PPDB bisa diterima oleh para orang tua siswa se – Provinsi Banten “ terang Jandi.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Engkos Kosasih menambahkan , bahwa Perspektif pendidikan Pemda Provinsi Banten akan slalu  merujuk pada Undang – Undang tentang sistem pendidikan Nasional.

“Pendekatan manajemen pendidikan pada pokok persoalan Penerimaan Siswa Baru bagi SMA/SMK di Wilayah Pemda Provinsi Banten mengacu pada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah mengeluarkan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat. Dalam permendikbud tersebut, diatur mengenai sistem zonasi yang harus diterapkan sekolah dalam menerima calon peserta didik baru “ .tambahnya.

 

“ Karena Pendidikan merupakan aspek terpenting dari proses pembangunan nasional yang ikut menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara serta investasi yang memiliki manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang bagi individu, masyarakat luas maupun bagi negara. Yang Berdasarkan Amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 “ pungkasnya. (reg).

VIDEO Lainnya

Video populer