Krakatau, Rhino dan Tanjung Lesung Jadi Triangle Banten

 
Senin, 18/07/2016 22:07 WIB
Krakatau, Rhino dan Tanjung Lesung Jadi Triangle Banten (Ilustrasi: )

LenteraNews – Serang -- Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banten, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat menawarkan konsep  tujuan pariwisata yang terintegrasi yakni Gunung Krakatau, Rhino (Badak Ujung Kulon) dan Tanjung Lesung dengan istilah Triangle (segi tiga) pariwisata Banten.

"Kalau jalan tol Serang-Panimbang nanti sudah jadi, maka tiga destinasi wisata di Banten ini yang akan kita promosikan yakni Gunung Krakatau, Badak Ujung Kulon (Rhino) dan KEK Tanjung Lesung. Meskipun Gunung Krakatau bukan wilayah Banten, tetapi aksesnya lebih mudah dari Banten," kata Kepala Disbudpar Banten Opar Sohari. 

Menurut Opar, jika tiga objek wisata yang sudah memiliki nama di Banten itu gencar dipromosikan seiring dengan dibukanya akses jalan tol ke wilayah Banten Selatan, maka secara otomatis akan memberikan dampak terhadap objek-objek wisata lainnya di wilayah Banten termasuk Pantai Anyer, Carita dan objek wisata lain. 

"Gunung Krakatau kan jelas sudah mendunia namanya, begitu juga dengan badak cula satu yang hanya ada di Ujung Kulon sudah terkenal. Sedangkan Tanjung Lesung merupakan kawasan ekonomi khusus pariwisata yang diresmikan pak Presiden beberapa waktu lalu," kata Opar.

Pembangunan jalan tol ke wilayah Banten Selatan, kata Opar, secara otomatis akan membuka peluang besar bagi pengembangan pariwisata di Pandeglang dan Lebak. 

Oleh karena itu, peluang tersebut harus ditangkap dan dipersiapkan dari sekarang. 

"Objek wisata lainnya seperti Anyer dan Carita tidak perlu khawatir mati dengan adanya jalan tol nanti. Malahan dengan semakin baiknya infrastruktur jalan di Banten, maka kunjungan wisatawan akan terus meningkat," katanya. 

Dengan dibangunnya jalan tol Serang-Panimbang tersebut, Disbudpar Banten meminta kabupaten dan kota gencar melakukan sosialisasi sadar wisata serta sapta pesona bagi warga sekitar, dalam upaya mewujudkan iklim kondusif industri pariwisata Banten. 

"Membangun sadar wisata itu perlu karena masyarakat akan kedatangan tamu. Kita juga akan merancang untuk mendirikan sekolah pariwisata. Ya paling tidak untuk diploma III bidang pariwisata," kata Opar. (dhi) 

Berita Lainnya