Diduga Korban Malpraktek, Juliansyah Akan Dimakamkan

 
Rabu, 15/04/2015 11:15 WIB
Diduga Korban Malpraktek, Juliansyah Akan Dimakamkan (Ilustrasi: )

LenteraNews – Kota Tangerang Selatan – Suasana duka masih menyelimuti kediaman keluarga Ahmad di Parung Benjing, Kota Tangerang Selatan hari Rabu (15/04/2015) ini.

Keluarga, kerabat serta tetangga terus berdatangan untuk melihat jenazah Juliansyah untuk yang terakhir kalinya.

Juliansyah (7), adalah anak dari pasangan Ahmad dan Yani yang meninggal dunia setelah dilakukan operasi di RS Medika BSD, Kota Tangerang Selatan, kemarin malam.

Rencananya almarhum akan dimakamkan siang ini di TPU Al-Hidayah, Vila Dago, Serua, Kota Tangerang Selatan.

Meninggalnya Juliansyah berawal saat pihak keluarga membawa Juliansyah ke RS Medika BSD untuk berobat karena mengalami luka bakar di bagian kaki kanannya 6 bulan lalu

Namun setelah dilakukan operasi, korban langsung di masukan ruang perawatan, bukan ruang ICU, dan tanpa adanya peralatan dukungan medis lainnya.

Kondisi kesehatan Juliansyah tampak semakin lemah, namun keluarga merasa pihak rumah sakit kurang tanggap meski kondisi korban semakin kritis. Akhirnya Juliansyah pun menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit tersebut.

Roni, paman korban, mengatakan tujuan operasi agar kaki korban yang terkena luka bakar bisa diluruskan lagi, ia merasa kecewa terhadap pelayanan rumah sakit, bahkan untuk membawa pulang jenazah pun, pihak rumah sakit tidak menyediakan mobil ambulans.

Dari pihak rumah sakit, Direktur RS Medika BSD, Hafil Budianto Abdulqani, langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, dalam wawancara singkat, ia membantah adanya kelalaian yang dilakukan petugas rumah sakit. Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pihak rumah sakit akan melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban. (con)

Berita Lainnya